Pada suatu hari Jum'at si Fulan mempunyai uang 30 ribu,
setelah berbagai keinginan muncul dan berperang mau buat
apa uang ini akhirnya si Fulan memutuskan sebagian untuk
di bawa serta saat berangkat sholat jum'at.
Sampai di Masjid dimasukkannya uang 20 ribu ke kotak
amal jariyah masjid, di otaknya cuma berfikir mungkinuang
ini akan lebih bermanfaat dibandingkan dia yang gunakan.
Pada hari minggu kakaknya datang menghampiri sambil bawa
uang 50 ribu, "ini kakak ada rejeki buat jajan kamu"
kata si kakak.
Pada jumat berikutnya si Fulan punya uang 10 ribu,
dia masukkan semua uangnya ke kotak amal masjid.
Keesokan harinya kakaknya yang lain datang menghampiri
dengan membawa uang 30 ribu buatnya.
Allah telah menjanjikan dalam surah Al-An'am ayat 160 bahwa amal yang baik akan dibalas dengan 10 kali lipat amalnya.
Sungguh orang yang menyedekahkan hartanya dengan ikhlas tidak akan pernah berkurang hartanya, melainkan akan bertambah berlipat-lipat. Semakin banyak yang disedekahkan maka akan semakin banyak juga yang akan dikembalikan Allah swt kepadanya.
Sedekah juga bisa mendatangkan ampunan Allah, menghapus dosa dan menutup kesalahan dan keburukan. Sedekah bisa mendatangkan ridha Allah, dan sedekah bisa mendatangkan kasih sayang dan bantuan Allah.
Semoga Allah senantiasa memudahkan kita untuk bersedekah, meringankan langkah untuk bersedekah. Amiin
Ditulis oleh: Anne Ahira (e-mail dari Anne Ahira )
Aji,
"Without goals, and plans to reach them, you are
Itulah perumpamaan bagi orang yang tidak punya
tujuan dalam hidupnya.
Banyak orang melakoni perannya, tapi tidak tahu arah hidup yang ingin ditujunya. Mereka-reka hidup adalah apa yang kemudian dilakukannya.
Bila sesuatu hal buruk terjadi, mereka akan berdalih nasib tak berpihak padanya.
Tidak jarang seseorang baru menyadari tujuan hidupnya pada usia tua. Sangat disayangkan memang.
Seringkali orang tidak berani melakukan perubahan dalam hidupnya. Dia hanya menunggu, dan menungguadanya perubahan tersebut... hingga akhirnya tujuan hidupnya tidak tercapai!
Sebenarnya, tidak masalah jika kita harus mengubah tujuan hidup beberapa kali. Hal yg terpenting adalah setiap saat kita mempunyai tujuan hidup yang ingin dicapai.
Setidaknya kita tahu ke mana kita akan berjalan dan strategi apa yang harus diambil.
4 Cara Yang Bisa Aji Pakai Untuk Menetapkan Tujuan Hidup:
Tanyakan pada hati nurani, apa sebenarnya keinginan Aji untuk beberapa tahun ke depan?
Tidak ada salahnya Aji bermimpi. Aji tidak perlu malu mengakuinya, lagipula, tokh tidak ada
biaya yang harus Aji keluarkan untuk sekedar bermimpi. ;-)
Dengan mengumpulkan informasi, Aji bisa lebih mudah mencapai tujuan yang diinginkan.
Jika ada orang lain yang sudah berhasil melakukan yang Aji inginkan, belajarlah dari mereka.
Lakukan apa yang mereka kerjakan!
Lakukan sesuatu dan secara terus menerus yang akan membawa Aji pada impian hidup yang
diinginkan!
Jika ada cara yang Aji lakukan terbukti efektif dan mendekatkan pada tujuan yang ingin
dicapai, maka alangkah baiknya jika Aji berusaha untuk meningkatkan kemampuan dan
menambah kecepatan kinerja agar tujuan hidup Aji lebih cepat tercapai.
Jika keempat hal di atas Aji lakukan secara terus menerus tanpa lelah dan bosan, Insya-Allah Aji
akan mendapatkan tujuan hidup yang diinginkan.
Aji ibaratnya adalah seorang 'pemahat' atas gambaran kehidupan Aji sendiri. Dan seorang
pemahat yang baik akan selalu memiliki 'planning' terlebih dahulu untuk mendapatkan hasil yang terbaik.
Dalam hal ini, Aji pun hanya bisa sebesar dansebahagia sebagaimana tujuan yang telah Aji
Labels: Anne Ahira, email, motivasi
Aji,
Pernahkah Aji mendengar kisah Helen Kehler?
Dia adalah seorang perempuan yang dilahirkan dalam kondisi buta dan tuli.
Karena cacat yang dialaminya, dia tidak bisa membaca, melihat, dan mendengar. Nah, dalam
kondisi seperti itulah Helen Kehler dilahirkan.
Tidak ada seorangpun yang menginginkan lahir dalam kondisi seperti itu. Seandainya Helen Kehler diberi pilihan, pasti dia akan memilih untuk lahir dalam keadaan normal.
Namun siapa sangka, dengan segala kekurangannya, dia memiliki semangat hidup yang luar biasa, dan tumbuh menjadi seorang legendaris.
Dengan segala keterbatasannya, ia mampu memberikan motivasi dan semangat hidup kepada mereka yang memiliki keterbatasan pula, seperti cacat, buta dan tuli.
Ia mengharapkan, semua orang cacat seperti dirinya mampu menjalani kehidupan seperti manusia normal lainnya, meski itu teramat sulit dilakukan.
Ada sebuah kalimat fantastis yang pernah diucapkan Helen Kehler:
"It would be a blessing if each person
could be blind and deaf for a few days
during his grown-up live. It would make
them see and appreciate their ability to
experience the joy of sound".
Intinya, menurut dia merupakan sebuah anugrah bila setiap org yang sudah menginjak dewasa itu mengalami buta dan tuli beberapa hari saja.
Dengan demikian, setiap orang akan lebih menghargai hidupnya, paling tidak saat mendengar suara!
Sekarang, coba Aji bayangkan sejenak....
......Aji menjadi seorang yang buta dan tuli selama dua atau tiga hari saja!
Tutup mata dan telinga selama rentang waktu tersebut. Jangan biarkan diri Aji melihat atau mendengar apapun.
Selama beberapa hari itu Aji tidak bisa melihat indahnya dunia, Aji tidak bisa melihat terangnya matahari, birunya langit, dan bahkan Aji tidak bisa menikmati musik/radio dan acara tv kesayangan!
Bagaimana Aji? Apakah beberapa hari cukup berat? Bagaimana kalau dikurangi dua atau tiga jam saja?
Saya yakin hal ini akan mengingatkan siapa saja, bahwa betapa sering kita terlupa untuk bersyukur atas apa yang kita miliki. Kesempurnaan yang ada dalam diri kita!
Seringkali yang terjadi dalam hidup kita adalah keluhan demi keluhan.... Hingga tidak pernah
menghargai apa yang sudah kita miliki.
Padahal bisa jadi, apa yang kita miliki merupakan kemewahan yang tidak pernah bisa dinikmati
oleh orang lain. Ya! Kemewahan utk orang lain!
Coba Aji renungkan, bagaimana orang yang tidak memiliki kaki? Maka berjalan adalah sebuah
kemewahan yang luar biasa baginya.
Helen Kehler pernah mengatakan, seandainya ia diijinkan bisa melihat satu hari saja, maka ia yakin akan mampu melakukan banyak hal, termasuk membuat sebuah tulisan yang menarik.
Dari sini kita bisa mengambil pelajaran, jika kita mampu menghargai apa yang kita miliki, hal-hal
yang sudah ada dalam diri kita, tentunya kita akan bisa memandang hidup dengan lebih baik.
Kita akan jarang mengeluh dan jarang merasa susah!
Malah sebaliknya, kita akan mampu berpikir positif
dan menjadi seorang manusia yang lebih baik.
Labels: Anne Ahira, email, motivasi
Sabtu malam minggu pukul 20.30 wib - 21.30
Sabtu siang saya sekilas menonton iklan tentang save our earth dengan mematikan listrik selama 60 menit. karena cuma sekilas, jadi saya tidak tahu jam berapa program itu dilaksanakan dan matinya dari PLN atau kesadaran masing-masing. saya menunggu iklan itu muncul lagi tapi tak kunjung nongol.
Sabtu malam sehabis sholat maghrib saya dapat info dari teman bahwa program tanpa lampu dilaksanakan jam 20.30-2130 WIB. Saya langsung memberi tahu sodara dirumah (sms) kalau siap-siap lilin barangkali mati lampu karena ada program "save our earth" tersebut. kakakku membalas, katanya kalau lilin sih sudah sedia banyak dan "tidak kaget kalau mati lampu karena sudah sering mati lampu". Jawaban yang menarik hehehe..
Setelah menunggu sampai pukul 20.30 kok lampu tidak mati-mati, akhirnya saya dan teman-teman kost berinisiatif untuk mematikan semua lampu yang ada dikost dan tidak menyakan yang berhubungan dengan listrik. Kami akhirnya ngumpul sambil main gitar nyanyi bareng. belum lima menit berselang mba dan mas yang jaga kost datang dengan rasa curiga "ada apa ini kok gelap-gelapan?" (maklum dalam perkembangan sekarang banyak kegiatan yang tidak baik, kecuali dikost kami tentunya ..hehe).. Salah seorang teman menjawab "program tanpa lampu se-jam mas, save our earth".. trus mba jaga kost jawab sambil keluar kost "lha wong bayar rekening listrik telat sehari aja didenda kok, ada listrik malah dimatikan".. jawab yang menarik jugaa yaa....
Ahirnya kami meneruskan kebersamaan dalam tanpa lampu (dikost kami karena ternyata rumah-rumah yang lain masih terang benderang).